School of Solutioners, Sekolah Masa Kini
Sistem pendidikan Indonesia telah memprogramkan pendidikan karakter di sekolah-sekolah. Kebijakan ini telah diputuskan oleh pemerintah karena pembelajaran karakter harus kembali menjadi program utama dalam rangka Revolusi Karakter Bangsa dan Gerakan Revolusi Mental dalam pendidikan yang hendak mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk mengadakan perubahan paradigma, yaitu perubahan pola pikir dan cara bertindak dalam mengelola sekolah. Karakter merupakan dimensi terdalam pendidikan yang membudayakan dan memberadabkan para pelaku pendidikan.
Meskipun demikian, program karakter yang dikembangkan di sekolah-sekolah belum sepenuhnya menghasilkan perilaku positif para pelaku pendidikan. Karena belum adanya program yang berkelanjutan antara instansi pendidikan dan masyarakat. Hal ini bisa kita amati dari perubahan-perubahan perilaku siswa atau masyarakat. Misalnya saja masih banyak bullying terjadi di sekolah, tingkat disiplin siswa yang rendah, tawuran pelajar, narkoba dan seks bebas di kalangan pelajar.
Mengutip penjelasan Bapak Dr. Edy Junaedi, MSc (Ketua Yayasan) ada 3 tipe manusia dalam kehidupan saat ini:
1. Trouble Maker
2. Safety Player
3. Soluitoners
Dari ketiga ranah tersebut, solutioner menempati ranah tertinggi yang harus dihasilkan dari proses pendidikan di sekolah.
siswa yang diharapkan School of Solutioners, sekolah yang melahirkan para pemberi solusi (solusioner).

Komentar
Posting Komentar